
Pemerintah Kabupaten Klaten secara resmi menetapkan 7 produk unggulannya, diantaranya batik, lurik, konveksi, mebel, keramik, logam dan tembakau. “Penetapan tujuh produk unggulan tersebut dituangkan dalam keputusan Bupati Klaten bernomor 050/84 Tahun 2016,” kata Kepala Sub Bidang Evaluasi dan Litbang Bappeda Klaten, Sri Yuwana Haris Yulianta, Senin (20/03).
Produk-produk unggulan tersebut selain menyebar di eluruh wilayah Klaten juga mempunyai sentra nya masing-masing, seperti Batik di Bayat, Lurik di Cawas dan Pedan, Konveksi di Wedi, Pedan, dan Gading, Mebel di Trucuk, Logam di Ceper, dan sebagainya.
Konveksi menjadi salah satu produk unggulan Klaten dikarenakan usaha ini memang sudah ada sejak dulu dan tedapat cukup banyak industri rumahan. Jika Bandung terkenal dengan konveksi produk-poduk fashion, maka Klaten terkenal dengan produk konveksi murah. Ya, dikarenakan biaya produksi di wilayah ini masih tergolong murah selain karena UMR yang jauh di bawah Bandung juga tenaga terampil di bidang konveksi sangat banyak di Klaten. Informasi update tahun 2026 UMR Kota Bandung sekitar Rp.4,7jt dan UMR Kabupaten Klaten sekitar Rp. 2,5jt.
Di harapkan Klaten menjadi wilayah yang mempunyai produk-produk berdaya saing sehingga meningkatkan ekonomi masyarakat.